Saya pernah menjumpai beberapa orang
yang menilai bahwa hipnoterapi itu berbahaya. Beberapa lainnya mengatakan bahwa
jika kita dihipnosis, maka kita dapat mengatakan apa saja yang ditanyakan oleh
hipnoterapis. Dia berpendapat seperti
itu karena sering melihat tayangan hypnosis panggung, yang semata-mata hanya
untuk hiburan yang kesannya merendahkan klien sebagai individu.
Sebenarnya apa yang dilakukan oleh
orang-orang yang dihipnosis di televisi itu tidak begitu-begitu juga.
Kenyataannya, orang yang dihipnosis masih memiliki kendali atas apa yang dia
katakan, alam bawah sadarnya masih terjaga dan tidak akan melakukan perbuatan
yang bertentangan dengan keyakinan intinya (core belief).
Lalu kalau begitu apakah yang
dikatakan oleh peserta hipnotis panggung itu karena kemauannya sendiri?
Jawabannya adalah “iya”.
Berikut ini adalah mitos-mitos yang
terjadi seputar hypnosis, harapannya setelah membaca ini kita akan lebih
memahami tentang apa yang benar dan yang salah seputar hypnosis, sehingga
selanjutnya kita dapat melakukan hypnosis yang tepat.
X : Apakah hypnosis itu ilmu gaib?
Y : Bukan, hypnosis adalah teknik
yang sangat ilmiah dan sering terjadi dikehidupan kita sehari-hari, seperti
melamun, menyetir mobil, bahkan olahraga.
X : Bagaimana dengan kejahatan dengan
hypnosis yang sering terjadi?
Y : Mereka (pelaku) menggunakan
keterampilan komunikasi yang melumpuhkan area kritis (SAR) dengan bermacam cara
seperti mengejutkan, berpura-pura kesusahan dan lainnya. Intinya saat korban
lengah pelaku memanfaatkan kelemahan korbannya. Misalkan korban yang mudah
kasihan (biasanya ibu-ibu) mudah untuk di tipu dengan teknik pura-pura pelaku kesusahan,
atau korban yang serakah akan mudah ditipu dengan modus mendapat hadiah besar.
X : Lalu, bagaimana orang yang
tiba-tiba pingsan saat ditepuk, atau tiba-tiba linglung tanpa dengan
keterampilan komunikasi yang disebutkan tadi?
Y : Yang jelas itu bukan hypnosis,
mungkin juga menggunakan kekuatan lain.
X : Apakah jika dihipnosis maka orang
akan menemukan rahasia yang kita simpan?
Y : oh, itu tergantung klien. Apakah
dia bersedia untuk mengatakannya atau tidak. Semua masih dalam kendali dirinya
kok. Lebih tepatnya kendali alam bawah sadarnya. Jadi jika perkataan/perbuatan
tersebut bertentangan dengan norma dalam dirinya, maka orang yang dihipnosis
bisa saja menolak berbicara.
X : Apakah hypnosis mempunyai efek
samping? Maksudnya apakah dia berbahaya dan bisa menimbulkan trauma?
Y : Apapun alatnya akan sangat tergantung
oleh pemakainya. Jika digunakan dengan benar untuk kebaikan, maka dapat menjadi
alat penyembuh. Oleh karena itu hipnoterapi lebih baik dilakukan oleh orang
yang telah belajar ilmunya dari guru atau literatur yang memadai agar terbebas
dari resiko.
X : Apakah dampak dari hypnotherapy
itu permanen atau hanya sementara?
Y : Melalui cara yang tepat dan
mempertimbangkan hukum pikiran bekerja, maka perubahan dapat terjadi secara
permanen. Jika dampaknya hanya sementara, maka biasanya perubahan yang terjadi
tidak sesuai dengan keinginan pribadinya, ataupun ia masih merindukan
keuntungan lain dari perilaku yang bermasalah tersebut. Oleh karena itu
dibutuhkan pemahaman yang menyeluruh dalam mengerti psikologis seseorang.
Salam,
Danang Baskoro, M.Psi., Psikolog
No comments:
Post a Comment