Thursday, July 30, 2015
PENANAMAN IDE
“Pak, jika Anda tidak berhenti merokok, saya pastikan beberapa bulan lagi akan tambah parah dan bapak bisa mati”.
Seketika itu Pak S berhenti merokok karena takut mati.
Ide mengenai dampak merokok akan membuat seseorang mati, ternyata benar-benar tertanam di otak Pak S. Dan karena sebelumnya sudah beberapa tahun istrinya mengomelinya tidak digubris, maka besar kemungkinan dokter lah yang mampu menanam benih itu.
Ide yang tertanam itu nampak cepat tumbuh, berbunga dan akhirnya berbuah lebat. Ide yang tadinya berisi mengenai dampak dari merokok terkait kematian, membuat seseorang menghentikan kebiasaan merokoknya sama sekali dan seketika. Dan siapa yang sanggup menanam benih itu?
Menarik ya? Ternyata jika suatu kata-kata yang berisi tujuan/pandangan tertentu sudah masuk ke bawah sadar kita, maka ia akan tumbuh dan akhirnya berkembang.
Jika kita telaah. Lihatlah disekitar Anda, kursi, meja dan perkakas, itu adalah perwujudan dari ide sang pembuatnya.
Karir Anda saat ini, pasangan Anda, mau tidak mau Anda perlu mengakui bahwa itu adalah perwujudan dari ide seseorang. Ialah diri Anda. Meskipun sepertinya agak meleset, tapi yakinlah besar kecilnya adalah karena suatu ide yang tertanam di waktu sebelumnya.
Ide yang tidak terawasi dan masuk alam bawah sadar mungkin bisa menjadikan hidup Anda baik, juga sebaliknya. Ide bunuh diri misalnya. Ada pemikiran bahwa dengan mengakhiri hidup, maka masalah akan terselesaikan. Jika tidak terawasi, ide ini akan benar-benar mewujud.
Lalu kenapa dia bisa masuk dan tumbuh, sementara beberapa ide lain tidak?
Yha..karena kita punya penjaga. Didalam pikiran kita, itu dinamakan area kritis. Tugasnya lebih mirip Satpam yang galak, paranoid dan selalu mengawasi. Satpam itu juga banyak bertanya hingga ia mendapat jawaban yang sebenarnya.
Ide yang tumbuh, adalah seperti orang asing yang berhasil masuk melewati sang penjaga. Mungkin disaat itu sang penjaga sedang tidur atau sedang bingung dan tidak konsentrasi. Oleh karenanya sang ide dapat masuk ke rumah, berkembang disana hingga mampu mewujud menjadi nyata.
Saat sang penjaga tidak lagi kritis atau waspada, maka ide akan mudah sekali masuk. Apalagi jika ide itu menyamar dan tampak akrab bagi penghuni rumah yang lain, maka jelas sang penjaga akan mengijinkan ide tersebut masuk dengan leluasa.
Perhatikan apa yang anda dengar.
Perhatikan yang anda tonton.
Perhatikan apa yang anda rasakan.
Danang Baskoro, M.Psi., Psikolog
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment